Kisah Ashim bin Amru At-Tamimi - Porter Rinjani ExploreWisata.com Sang Pemimpi #WisataGunung #WisataReligi #WisataPendidikan
SUBTOTAL :

XPLOREWISATA.COM - XPLORENESIA.CO.ID - MITRASAHABAT - SYAGHACORP

Kisah Ashim bin Amru At-Tamimi

Kisah Ashim bin Amru At-Tamimi

Product Description

Kisah Ashim bin Amru At-Tamimi

Pada tahun ke-9 Hijriyah, Ashim bin Amru masuk Islam bersama keluarga besarnya, Banu Tamim. Saat itu terjadi tepat setelah Perang Tabuk, operasi militer terakhir yang dipimpin oleh Rasulullah Saw. Karena sempat bertemu Rasulullah Saw, Ashim bin Amru mendapat kehormatan menjadi seorang sahabat Nabi Saw. Ashim merupakan sahabat yang cerdas, memiliki iman yang kuat dan jiwa yang bersih, ia jujur dalam perkataan dan perbuatan. Sifat-sifat inilah yang membuatnya mampu menjadi panglima tangguh.

Setelah ikut melumpuhkan perlawanan orang-orang murtad, Ashim bin Amru meneruskan perjuangannya di medan perang. Ia pernah diberi tugas khusus oleh Panglima Khalid bin Walid. Dalam Perang Madzar, Ashim berhasil mengalahkan seorang jenderal Persia.

Pada Pertempuran Jembatan, dimana banyak Kaum Muslimin yang gugur, Ashim berhasil menyambung jembatan agar pasukan Kaum Msulimin bisa bergerak mundur. Ia bersama Al-Musanna baru meyebrang setelah semua prajurit berhasil mundur. Namun kekalahan di Perang Jembatan ditebus kemenangan gemilang di perang Buwaib. Di Perang ini, Ashim memimpin pasukan yang melakukan serangan pembukaan. Dalam peperangan brutal itu, seorang tentara muslim bisa membunuh sepuluh orang pasukan Persia.

Dalam Perang di Madain, ibu kota Persia, panglima Sa'ad bin Abi Waqqash memilih Ashim untuk memimpin 600 orang bani Tamim yang ditugaskan menjadi pesukan khusus pembuka serangan. Ashim memimpin 60 orang terjun ke Sungai Tigris dengan menunggang kuda. Pasukan lawan pun terjun ke sungai untuk menghadang, namun Ashim dan pasukannya berhasil menang dengan memanahi mata setiap lawan .

Sajistan adalah satu daerah terakhir Persia yang ditaklukan. Ashim bin Amru mengepung benteng musuh si Zirinj, pertahanan terakhir Sajistan, sampai ia meraih kemenangan.

0 Reviews:

Post Your Review